Kamis, 06 Januari 2011

PENYUSUNAN BUSINESS PLAN (RENCANA USAHA)

RENCANA BIDANG PRODUKSI

KATA PENGANTAR
perencanaan yang efektif adalah fundamental dalam bisnis apa pun, melainkan sebuah proses kompleks yang mencakup berbagai kegiatan yang memastikan bahwa bahan-bahan, peralatan dan sumber daya manusia yang tersedia untuk menyelesaikan pekarjaan.


Keuntungan dari sebuah rencana produksi yang efektif dan penjadwalan :  
  1. Mengurangi tenaga kerja dengan menghilangkan waktu yang terbuang dan meningkatkan aliran proses 
  2. Mengurangi biaya dengan mengurangi kebutuhan untuk saham keselamatan dan berlebihan barang dalam proses persediaan 
  3. Mengoptimalkan penggunaan peralatan dan memaksimalkan kapasitas 
  4. Memanfaatkan sumber daya manusia potensi penuh mereka 
  5. Meningkatkan tepat waktu pengiriman produk dan jasa 

Faktor-faktor kunci dari sebuah rencana produksi . engsel perencanaan yang efektif pada pemahaman suara kegiatan kunci yang pengusaha dan manajer bisnis harus berlaku untuk proses perencanaan.

contoh :

ekspektasi pasar Forecast
Untuk merencanakan efektif Anda perlu memperkirakan potensi penjualan dengan keandalan beberapa. Kebanyakan bisnis tidak memiliki angka penjualan perusahaan atau layanan.
Namun, mereka dapat meramalkan penjualan berdasarkan informasi sejarah, tren pasar dan / atau perintah yang ditetapkan. 

Persediaan kontrol 
  tingkat persediaan Handal makan pipa harus dibentuk dan sistem persediaan suara harus berada di tempat.

Ketersediaan sumber daya manusia dan peralatan
 Juga dikenal sebagai waktu terbuka, ini adalah periode waktu diperbolehkan antara proses sehingga semua aliran pesanandi dalam line produksi atau jasa anda.
Perencanaan produksi membantu Anda mengatur waktu membuka, memastikan hal ini baik digunakan, sedangkan berhati-hati untuk tidak menciptakan penundaan. Perencanaan harus memaksimalkan kapasitas operasional Anda tetapi tidak melebihi itu.
Ini juga tidak bijaksana untuk merencanakan kapasitas penuh dan meninggalkan ruang bagi prioritas tak terduga dan perubahan yang mungkin timbul.

langkah Standar dan waktu
peta proses urutan yang terjadi dan kemudian menggabungkan rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Setelah menyelesaikan sebuah peta proses, Anda akan mengerti berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan seluruh proses. Mana pekerjaan yang berulang atau yang serupa, yang terbaik adalah untuk membakukan kerja dan waktu yang terlibat. Dokumen kegiatan serupa untuk penggunaan masa depan dan menggunakannya sebagai garis-dasar untuk membangun masa depan rute dan waktu.
Hal ini akan mempercepat proses perencanaan anda secara signifikan. 

Faktor risiko
Evaluasi ini dengan mengumpulkan informasi sejarah tentang pengalaman kerja serupa, merinci waktu aktual, material dan kegagalan yang dihadapi. 
Mana risiko yang signifikan, Anda harus melakukan modus kegagalan metode efek analisis (FMEA) dan memastikan bahwa kontrol diletakkan di tempat untuk menghilangkan atau meminimalkan mereka. Metode ini memungkinkan Anda untuk belajar dan menentukan cara untuk mengurangi potensi masalah dalam operasional bisnis Anda.


DAFTAR PUSTAKA 
imanuellfranziscus.blogspot.com/.../rencana-bidang-produksi.html

PENYUSUNAN BUSINESS PLAN (RENCANA USAHA)


RENCANA BIDANG SDM & MANAJEMEN

KATA PENGANTAR :
Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya. Pada umumnya ada empat (4) fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengarahan (directing) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf). Para manajer dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan mampu menguasai semua fungsi manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil manajemen yang maksimal.

Dimensi Perencanaan Strategis
Perencanaan strategis terdiri dari paling kurang dua kategori yang besar, yakni nonformal, atau suatu perencanaan strategis yang muncul secara intuitif sehingga biasanya tidak dituangkan dalam suatu perencanaan yang formal, dan perencanaan strategis formal yang dituangkan di dalam suatu dokumen resmi dari suatu organisasi.

Rencana strategis berbeda dengan taktik atau siasat. Amsal Salomo pun membedakan hal tersebut dalam Amsal 20:18 "Rancangan terlaksana oleh pertimbangan, sebab itu berperanglah dengan siasat." Tentu yang memerlukan pertimbangan yang mendalam adalah perencanaan strategis, sedangkan taktik, adalah apa yang harus dilakukan di lapangan.

Tetapi sering perbedaan antara strategi dan taktik hanyalah terletak pada skala tindakan, dan perspektif dari pemimpin dalam melihat strategi tersebut. Oleh karena itu, perencanaan strategis memiliki suatu dimensi yang tertentu yang mencakup hal-hal sbb:

Pertama, suatu strategi formal yang efektif akan memiliki elemen-elemen penting seperti tujuan atau objectives, garis tuntunan yang jelas dalam membatasi suatu tindakan, urutan kegiatan atau program kegiatan di dalam melaksanakan tujuan yang akan dicapai dalam suatu kurun waktu tertentu.
Kedua, suatu perencanaan strategis yang efektif, akan dikembangkan berdasarkan beberapa konsep kunci, dan penekanan yang memberikan organisasi suatu konsentrasi kekuatan yang terpadu, keseimbangan, dan fokus. Contoh misalnya sebuah organisasi yang menekankan strateginya pada perbedaan keunggulan kualitas produk, memfokus pada segmentasi, atau kelompok pelanggan tertentu. Dapat juga sebuah organisasi usaha menekankan pada harga yang rendah, atau menekankan pada suatu tindakan yang mendahului, sebelum organisasi lain melakukannya. Atau dapat saja organisasi menekankan pada sinerji, yakni perpaduan dari dua kekuatan atau lebih sehingga menghasilkan keluaran (output) yang lebih besar dari paduan kekuatan tersebut.
Ketiga, suatu rencana strategis akan berhadapan dengan berbagai hal yang bukan saja tidak terduga, tetapi juga tidak diketahui. Oleh karena itu, di dalam suatu perencanaan strategis, harus diperhitungkan faktor-faktor yang dapat dikendalikan dan faktor-faktor yang tidak dapat dikendalikan.
Keempat, dimensi perencanaan strategis biasanya dikenal berbagai hirarki atau tingkat perencanaan strategi. Misalnya dalam suatu organisasi usaha yang besar dan rumit, dikenal strategi korporasi, kemudian strategi bisnis, baru strategi produk atau strategi fungsional. Tindakan selanjutnya adalah memilih atau menentukan alternatif strategi mana yang akan digunakan, dilihat dari sisi jenis dan bentuknya. Dari segi jenis misalnya, penentuan hirarki atau tingkat strategi tersebut ialah apakah itu strategi fungsional, strategi bisnis, strategi global, atau strategi korporasi? Langkah berikut adalah pelaksanaan strateginya, yang akan menyangkut minimal mendesain struktur dan pengendalian organisasi, kemudian mencocokkan strategi dari segi strukturnya dengan masing-masing tingkat strategi, dan bagaimana pengendalian strategi tersebut. Langkah yang paling kritis dan menentukan keberhasilan suatu strategi adalah, bagaimana mengelola atau bagaimana manajemen dari strategi tersebut menghadapi lingkungan yang senantiasa berubah.


DAFTAR PUSTAKA :
Wawancreative.blogspot.com/2009/12/perencanaan-sdm.html

Rabu, 05 Januari 2011

PENYUSUNAN BUSINESS PLAN (RENCANA USAHA)


RENCANA BIDANG KEUANGAN DAN PERMODALAN


Pertumbuhan Usaha Kecil Menengah /UKM dewasa ini sangat menggembirakan, hal ini dikarenakan perhatian berbagai pihak terhadap sektor UKM sangat tinggi. Tahun 2003 kontribusi UKM mencapai 2,4 persen dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,1 persen.
Pemberdayaan sektor UKM memang perlu terus ditingkatkan, sehingga diharapkan, di masa depan ribuan UKM yang bergerak diberbagai sektor di tanah air ini dapat berkembang dan mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar.
Kendala utama yang dihadapi pengusaha kelas UKM adalah permodalan. Walaupun kehadirannya menjanjikan, tetapi masih bayak lembaga keuangan khususnya perbankan masih melirik sebelah mata.
Di samping permodalan, masalah lain yang dihadapi sektor UKM adalah Pengelolaan Keuangan/Perencanaan Keuangan.

Perencanaan Keuangan untuk Pengusaha Kecil Menengah tersebut harus meliputi: 
     1.Cash Flow Positif
Berbicara mengenai suatu usaha adalah mengenai untung dan rugi. Kalau hasil penjualan dikurangi biaya produksi dan biaya-biaya perusahaan adalah positif maka perusahaan tersebut untung, dan kalau hasil negatif maka rugi. Untuk membuat perencanaan keuangan perusahaan, maka Cash Flow harus positif, sehingga merencanakan keuangan selanjutnya lebih mudah. Bagaimana kalau Cash Flow perusahaan tersebut Negatif / rugi? Yang harus dilakukan adalah menekan biaya produksi/biaya yang lain lebih kecil dari pemasukan.

2.Dana Darurat / Emergency Fund
Keberadaan Dana Darurat / Emergency Fund sangat penting bagi Usaha Kecil Menengah. Dana darurat ini untuk mengantisipasi apabila dalam beberapa hari/bulan tidak mendapatkan order; ada karyawan yang masuk rumah sakit karena kecelakaan, ada order yang cukup besar.
  
3.Proteksi Pendapatan (Asuransi Jiwa)
Proteksi terhadap pendapatan atau dengan kata lain proteksi terhadap pengusaha yang menjadi sumber penghasilan keluarga adalah suatu hal yang perlu direncanakan terlebih dahulu, sebelum kita masuk kepada perencanaan kebutuhan keuangan lainnya.
      Seperti halnya dana darurat, asuransi jiwa adalah merupakan sebuah cara yang perlu dipersiapkan dalam mengantisipasi resiko kehilangan sumber penghasilan yang disebabkan oleh kematian atau terjadinya ketidakmampuan total akibat kecelakaan atau sakit pengusaha tersebut yang menjadi sumber penghasilan utama dalam keluarga. Apalagi kalau pengusaha tersebut mempunyai banyak ide yang berguna dalam usahanya, harus diasuransikan.
  
4.Proteksi Terhadap Tempat Usaha
Pelimpahan resiko kepada pihak perusahaan asuransi terhadap tempat usaha juga sangat penting sekali. Ini mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya terjadi pencurian, kebakaran dan huru hara. Jangan sampai terjadi setelah kebakaran yang menghabiskan seluruh tempat usaha, stok barang dan barang jadi pengusaha tersebut jadi bangkrut. Ini harus dihindari..!!
  
5.Dana Pensiun
Mempersiapkan dana pensiun dalam perencanaan keuangan Usaha Kecil Menengah juga merupakan salah satu hal penting yang perlu direncanakan sejak awal. Karena sebagai pengusaha tidak ingin terus menerus bekerja, harus ada regenerasi. Beberapa alasan pentingnya perencanaan keuangan dana pensiun adalah 
    • Ketidakpastian fisik di masa yang akan datang
    • Ketidakpastian ekonomi di masa yang akan datang
    • Tingginya biaya hidup nanti
    • Ekspektasi kehidupan lebih panjang dari saat ini
 6.Diversifikasi Usaha
Apabila semua perencanaan di atas sudah dilaksanakan, maka perluasan usaha/penambahan usaha boleh dilakukan. Meskipun lambat yang penting aman. Dengan demikian perencanaan keuangan Usaha Kecil tersebut kuat, sehingga, kalau terjadi resiko terhadap usaha tersebut, enggak terlalu panik.

      Demikian tahapan-tahapan yang perlu dilakukan dalam perencanaan keuangan untuk UKM. Pelaksanaan tersebut sekali lagi tergantung kedisiplinan individu. Membuat perencanaan keuangan lebih kecil resikonya dari pada tidak merencanakan sama sekali. Planing Or Nothing….!!!

DAFTAR PUSTAKA
arsipbisnis.wordpress.com/.../keuangan-dan-permodalan/artikel-keuangan-dan-permodalan/